Home » 2012 » June

Monthly Archives: June 2012

Bolaang Mongondow Selatan Terisolasi

Bolaang Mongondow Selatan, 27 Juni 2011,  Sekitar 2.500 unit rumah warga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, terendam banjir bandang, Sabtu (25/6). Selain itu, dua jembatan, sebuah masjid, serta madrasah juga rusak parah diterjang banjir. Daerah itu pun terisolasi karena semua akses jalan tergenang air setinggi 1 meter.

Banjir bandang juga menggenangi ratusan hektar lahan sawah dan perkebunan. Bencana banjir terjadi akibat hujan deras selama tiga hari berturut-turut sehingga Sungai Tobayagan meluap.

”Kami saat ini dalam situasi darurat. Jalan sulit dilewati karena terendam banjir,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H Gunawan, Sabtu siang, saat melaporkan bencana itu kepada Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil. Kerugian akibat bencana ini ditaksir Rp 10 miliar.

Menurut Gunawan, air hujan menggenangi beberapa kampung di Kecamatan Posigadon dan Pinolisian Tengah. Kedua wilayah itu terparah dilanda banjir.

Sementara itu, jembatan di Milongadaa dan Pilolalungan putus akibat banjir tersebut sehingga arus lalu lintas menuju Gorontalo dan Manado terhenti. Dua jembatan itu merupakan akses vital dari jalan trans-Sulawesi wilayah timur. ”Jembatan itu rusak dihantam gelondongan kayu yang terbawah air dari hutan di Tobayagan,” ujar Gunawan.

Djouhari berjanji segera menyuplai bantuan. ”Pemprov Sulut akan turun tangan membantu menangani kebutuhan darurat pengungsi, terutama penyediaan bahan kebutuhan pokok dan pendirian dapur umum,” ujar Djouhari.

Ia mengatakan, segera melaporkan bencana ini kepada gubernur yang sedang di luar negeri. Tahun 2009, banjir juga melanda Bolsel dan menghancurkan lima jembatan utama. (zal)

http://www.batukar.info/news/bolaang-mongondow-terisolasi

Advertisements

USNS Mercy: Terima Kasih Pemprov Sulut

Manado-19 Juni 2012, Kendati pelaksanaan kegiatan Pasifik Partnership telah berakhir pada 15 Juni 2012, lalu, namun pemerintah AS melalui Komandan misi USNS Mercy Kapt Jim Morgan tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah provinsi Sulut.

Lebih khusus, apresiasi Morgan juga ditujukan pada Gubernur Sulut Dr S H Sarundajang, Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil, Sekprov Ir Siswa R Mokodongan, yang telah membantu melancarkan dan menyukseskan dengan menyediakan waktu dan lokasi tempat pelaksanaan kegiatan kemanusiaan di daerah ini.

Ucapan terima kasih Jim Morgan tersebut, berupa plakat cendera mata yang diberikan langsung pada Gubernur Sarundajang, saat acara perpisahan makan malam bersama di kediaman Gubernur Bumi Beringin Manado, Tanggal 14/6 malam.

Pemberian plakat cendramata tersebut juga diberikan kepada Panitia Lokal dalam hal ini Dan Lanudsri Letkol Pnb Jorry Koloay dan kepada Kepala BPBD Sulut Ir Hoyke Makarawung.

Dalam kesempatan itu, Jim Morgan memuji kepemimpan Sarundajang, karena dinilai mampu melakukan terobosan spektakuler sehingga USNS Mercy bisa hadir di Sulawesi Utara.

“Kami sungguh bangga selama berada di Sulut, hubungan persahabatan kami dengan masyarakat dan pemerintah terjalin dengan baik. Kami juga selalu mendapat bantuan dan dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten Sitaro, Sangihe dan Talaud. Karena itu hubungan persahabatan ini tak akan kami lupakan”, ujar Morgan.

Turut Hadir dalam kesempatan itu para pejabat teras Sulut dan para petinggi UNSN Mercy dan Wakil Dubes AS Theodore Osius, Panglima Armada ke-7 AS Admiral Jefrey Harley, Kapuskom TNI Laksma Maryunani, Irtama BNPB Dr. Bintang Susmanto, MBA.(Tim/sulutonline).

http://sulutonline.com/berita/920-usns-mercy-terima-kasih-pemprov-sulut.html

BPBD Kotamobagu Himbau Warga Waspada Bencana

Kotamobagu – 13 Juni 2012 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu, menghimbau warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrim yang akhir – akhir ini melanda. Demikian disampaikan oleh Kepala BPBD Kotamobagu Ir. Enna Mokoginta melalui sms (short message service) kepada Beritamanado.com

“Kami menghimbau warga Kotamobagu untuk waspada menghadapi cuaca ekstrim yang sekarang ini melanda” tulis Enna.

Ditambahkannya, bahwa untuk potensi bencana saat ini tidak terlalu besar, namun tetap harus diantisipasi sejak dini. “Khususnya, warga yang bermukim di areal pepohonan besar untuk waspada, ketika angin kencang agar tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan bersama” tutupnya. (zmi)

http://beritamanado.com/totabuan/bpbd-himbau-warga-waspada-bencana/104341/