Home » 2012 » July

Monthly Archives: July 2012

Jalan Terputus, 8 Kampung di Manganitu Terisolir

TAHUNA, 30 Juli 2012 – Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Manganitu, pekan lalu, menyebabkan sejumlah infrastruktur jalan rusak parah.

Jalan yang menghubungkan Kampung Laine dan Kampung Lapango putus sepanjang 100 meter, dan mengakibatkan delapan kampung di Kecamatan Mangsel terisolir.

Warga terpaksa menggunakan transportasi laut dari Kapung Lapango menuju Kampung Dagho, dan ada pula yang langsung ke Ibukota Kabupaten Tahuna dengan menggunakan perahu.

Delapan kampung yang terisolir, masing-masing, Kampung Lapango, Lapangao I, Lapepahe, Ngalipaeng I dan II, Batunderang serta Kampung Sawang.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sebanyak 17 titik longsor besar yang terjadi di sepanjang jalur jalan provinsi antara Kecamatan Tamako dan Mangsel. Sedangkan rumah penduduk yang rusak berat (RB) sebanyak 18 rumah dan 17 rumah rusak ringan.

Kepala BPBD Sangihe, Ir Reintje Tamboto kepada manadotoday, Senin (30/7/2012) mengatakan, kini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan instansi terkait yang didalamnya Dinas Sosial dan Dinas PU, untuk membuat laporan kepada Pemprov Sulut dan Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta. (nal)

http://www.manadotoday.com/jalan-terputus-8-kampung-di-manganitu-terisolir/73398.html

Peta Terdampak Banjir di Kep. Sangihe

Sumber: http://geospasial.bnpb.go.id/2012/07/26/peta-kejadian-bencana-banjir-dan-tanah-longsor-di-kepulauan-sangihe-prov-sulawesi-utara/

Wakil Walikota Bitung, Tutup Pelatihan SIBAT PMI

Bitung – 21 Juli 2012 Wakil walikota Bitung M.J.Lomban. SE.MSi didampingi ketua PMI cabang Bitung Dra. Ny. Khouni Lomban Rawung,MSi dan kepala badan penanggulangan bencana daerah kota Bitung Drs. Jeffry Wowiling,MSi. menutup langsung pelatihan  penanggulangan bencana oleh tim siaga bencana berbasis masyarakat ( SIBAT ) kelurahann Mawali, Paudean dan Papusungan yang  dimulai sejak tanggal 12 Juli 2012 lalu melalui program pertama siaga bencana berbasis masyarakat melalui bantuan palang merah Denmark atau Danish red cross ( DRC ) yang dilaksanakan di kelurahan Mawali kecamatan Lembeh utara, sabtu 21/7.

Penutupan pelatihan ini ditandai dengan simulasi penanggulangan bencana dan penanganan bencana oleh tim SIBAT yang diikuti sebanyak 60 orang utusan dari ketiga kelurahan program sekaligus pembuatan dan pemaparan peta rawan bencana sesuai karakteristik daerah masing – masing.

Menurut ketua PMI cabang Bitung Dra. Ny. Khouni Lomban Rawung,MSi bahwa pembentukan tim SIBAT dikelurahan program merupakan tindaklanjut dari kerjasama dengan Danish red cross melalui program integrated community base risk reduce ( ICBBR ) yang telah dilaksanakan di 4 kelurahan program namun kali ini baru tiga kelurahan yang di latih Yakni Mawali, Papusungan dan Paudean sedangkan kelurahan Batu putih atas dan Batu putih bawah kecamatan Ranowulu akan dilatih pada tahap kedua di tahun ini sebagaimana target kami, sehingga kami berharap adanya dukungan masyarakat di setiap kelurahan program sebab pola siaga bencana berbasis masyarakat memiliki manfaat besar bagi masyarakat dalam penanggulangan dan penanganan bencana. “Tujuan program ini adalah peningkatan kapasitas masyarakat dikelurahan yang rawan bencana untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan akibat bencana, sehingga masyarakat dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain yang ada disekitarnya tanpa menunggu bantuan dari luar”, ujar Rawung.

Wakil walikota Bitung M.J.Lomban. SE.MSi dalam sambutannya “mendukung penuh kegiatan ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan di kelurahan – kelurahan yang lain apalagi yang rawan bencana, pemerintah berkomitmen dengan program – program ini sebab sangat bermanfaat bagi masyarakat”, ujar Lomban.

Hadir juga dalam kegiatan ini Percy Lontoh koordinator lapangan program pertama DRC sulawesi utara, kamacab Seferson Sumampouw, koordinator program Anggrainy Mewengkang dan Stefany staf keuangan program, camat lembeh utara Frangky Ladi, Camat Lembeh selatan Forsman Dandel dan para lurah se-kecamatan Lembeh Utara dan Lembeh Selatan. *hm/zp

http://rhemamanado.com/2012/07/23/wakil-walikota-bitung-tutup-pelatihan-sibat-pmi/

BPBD Minsel Serahkan Bantuan Tahap 2 di Arakan

Minahasa Selatan — 10 Juli 2012, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Selatan kepada 53 rumah. Penyerahan langsung diberikan Kepala BPBD Minsel, Handrie Komaling, SH, Kamis (19/7) kemarin. Seperti diketahui, bantuan diatas adalah loby Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dengan Pemprov Sulut.

Kepala BPBD Minsel, Handrie Komaling, SH kepada beritamanado.com menjelaskan, bantuan berupa makan siap saji diantaranya 960 kaleng. ‘’Yang terdiri dari 1 nasi goreng ayam. 2 nasi rendang sapi, 3 nasi opor ayam, 4 kacang hijau,’’ kata Komaling.

Menurut Komaling, bantuan diatas langsung diserahkan kepada 216 jiwa di Desa Arakan Kecamatan Tatapaan. Bahkan, bantuan yang adalah tahap kedua, yang diberikan BPBD Provinsi Sulawesi Utara tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

‘’Bahkan, mereka sangat bersyukur. Karena, mulai Sabtu esok umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa 1 Syawal 1433 H. Ini juga berkat tuntunan Tuhan, maka bantuan diatas akan digunakan umat Islam yang juga korban bencana angin puting beliung belum lama ini,’’ tukas mantan Camat Tatapaan ini. (and)

http://beritamanado.com/politik-pemerintahan/bpbd-minsel-serahkan-bantuan-tahap-2-di-arakan/111776/