Home » Minahasa Selatan

Category Archives: Minahasa Selatan

Draft Peta Ancaman Bencana di Kabupaten Minahasa Selatan

Kondisi Geografis Minahasa Selatan

Minahasa Selatan adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis kabupaten Minahasa Selatan terletak antara 0°,47’-1°,24’ Lintang Utara dan 124°,18’-124°45’ Bujur Timur Ibukota Kabupatennya adalah Amurang, berjarak sekitar 64 km dari Manado. Letak geografis kabupaten Minahasa Selatan terletak pada posisi strategis karena berada pada jalur lintas darat trans sulawesi yang menghubungkan jalur jalan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi. Pada pesisir jalur laut bagian utara merupakan

daerah yang strategis untuk pengembangan produksi perikanan di Kawasan Timur Indonesia serta daerah perlintasan (transit) sekaligus stop over arus penumpang, barang dan jasa pada kawasan Indonesia tengah dan kawasan timur Indonesia bahkan untuk kawasan Asia Pasifik Batas wilayahnya :

-Sebelah Utara dengan Kabupaten Minahasa;

-Sebelah Timur dengan Kabupaten Minahasa Tenggara;

-Sebelah Selatan dengan Kabupaten Bolaang Mongondow;

-Sebelah Barat dengan Laut Sulawesi.

Luas Kabupaten Minahasa Selatan adalah 1.484,47 Km2, yang terdiri atas 17 kecamatan dengan jumlah penduduk pada tahun 2011 sekitar 196,000 Orang dengan konsentrasi penduduk terbanyak di Kec Amurangdan Tenga masing-masing (17,184 & 16,200) orang.

Kabupaten Minahasa Selatan mempunyai topografi wilayah berupa bukit bukit/pegunungan, berpantai dan sebagian kecil dataran bergelombang dengan posisi dari daerah pantai (0 meter) sampai pada ketinggian 1.500m dari permukaan laut. Beberapa gunung yang terdapat di Kabupaten Minahasa Selatan, yaitu gunung Lolombulan (1.780m), gunung Manimporok (1.661m), gunung Tagui (1.550m), gunung Lumedon (1.425m).

Dataran yang terdapat di Kabupaten Minahasa Selatan terletak di daerah Modoinding (2.350 ha), Tompaso Baru (2.587 ha) Tatapaan

Jumlah hari hujan tertinggi adalah pada bulan januari (sebanyak 29 hari hujan) dengan curah hujan terbesar 866 mm. Menurut data hasil pengukuran, diperoleh angka suhu udara rata-rata minimum bervariasi antara 17 s/d 23 derajat celcius, sedangkan suhu rata- rata maksimum berkisar antara 29 s/d 35 derajat celcius.

Hal ini menunjukkan bahwa di Kota Amurang (Kab. Minahasa Selatan) suhu udara cenderung lebih panas dari kawasan perkotaan lainnya. Tekanan udara rata -rata berkisar antara 1000 s/d 1012 mb.

Kelembaban rata-rata per bulan adalah berkisar antar  50 s/d 90 %. Kecepatan angin rata-rata bulanan berkisar antara 1.0 s/d 9.0 m/s, dengan angka maksimum terjadi pada bulan Agustus (30.00 m/s).

Data Informasi Bencana Minahasa Selatan

Data Informasi Bencana Minsel

Sumber: http://dibi.bnpb.go.id/DesInventar/dashboard.jsp

BPBD Minsel Serahkan Bantuan Tahap 2 di Arakan

Minahasa Selatan — 10 Juli 2012, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Selatan kepada 53 rumah. Penyerahan langsung diberikan Kepala BPBD Minsel, Handrie Komaling, SH, Kamis (19/7) kemarin. Seperti diketahui, bantuan diatas adalah loby Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dengan Pemprov Sulut.

Kepala BPBD Minsel, Handrie Komaling, SH kepada beritamanado.com menjelaskan, bantuan berupa makan siap saji diantaranya 960 kaleng. ‘’Yang terdiri dari 1 nasi goreng ayam. 2 nasi rendang sapi, 3 nasi opor ayam, 4 kacang hijau,’’ kata Komaling.

Menurut Komaling, bantuan diatas langsung diserahkan kepada 216 jiwa di Desa Arakan Kecamatan Tatapaan. Bahkan, bantuan yang adalah tahap kedua, yang diberikan BPBD Provinsi Sulawesi Utara tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

‘’Bahkan, mereka sangat bersyukur. Karena, mulai Sabtu esok umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa 1 Syawal 1433 H. Ini juga berkat tuntunan Tuhan, maka bantuan diatas akan digunakan umat Islam yang juga korban bencana angin puting beliung belum lama ini,’’ tukas mantan Camat Tatapaan ini. (and)

http://beritamanado.com/politik-pemerintahan/bpbd-minsel-serahkan-bantuan-tahap-2-di-arakan/111776/

Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Soputan

Peta menunjukkan wilayah rawan bencana Gunungapi Soputan di Prov. Sulawesi Utara

Sumber: http://geospasial.bnpb.go.id/2011/07/11/peta-kawasan-rawan-bencana-krb-gunung-soputan/