Home » Talaud

Category Archives: Talaud

Draft Peta Ancaman Bencana di Kabupaten Talaud

Advertisements

Data Informasi Bencana Talaud

Data Informasi Bencana Talaud

Berdasarkan data DIBI terdapat 17 kejadian bencana yang terdiri dari Letusan Gunung Api, Banjir Tanah Longsor, Gempabumi dan gelombang pasang/abrasi dan kecelakaan transportasi.

Terjadi kesalahan dalam pemasukan data kedalam DIBI karena di Kabupaten Kepulauan Talaud tidak terdapat Gunung Api, oleh karena itu tidak mungkin terjadi letusan gunung api di Talaud. Kesalahan ini disebabkan karena 10 kejadian Letusan Gunung Api yang di maksud adalah Gunung Awu yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan Demikian jumlah kejadian bencana di Talaud adalah 7 kejadian.

Semoga BNPB data memrevisi dan validasi data yang ada di DIBI khususnya untuk kabpaten Talaud.

Sumber: http://dibi.bnpb.go.id/DesInventar/dashboard.jsp

Agung: Masyarakat Kepulauan Harus Budaya Siaga Bencana

Talaud, 19 September 2012 . Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan masyarakat yang tinggal di kepulauan harus membudayakan siaga bencana, sehingga selalui siap dalam penanganan jika terjadi bencana.

“Ini kedua kalinya saya ke Marampit, dan Sulawesi Utara merupakan provinsi pertama di Indonesia yang mendapat penghargaan internasional dalam hal penanganan bencana. Saya harap ini dibudayakan,” kata Menko Kesra dalam kunjungannya ke Pulau Marampit, Minggu.

Menko Kesra didampingi Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri melakukan kunjungan kerja ke Pulau Marampit, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara dan menyerahkan bantuan untuk masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, mereka disuguhi penampilan simulasi penanganan bencana oleh masyarakat dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam program Kampung Siaga Bencana.

Menko Kesra mengatakan, membudayakan siaga bencana sangat diperlukan masyarakat di kepulauan khususnya dan seluruh Indonesia umumnya, sebab wilayah Tanah Air berada di daerah rawan bencana alam.

Ia mencontohkan seperti kearifan lokal yang dimiliki masyarakat di Pulau Simeulue Aceh, saat terjadi gempa dan tsunami 2004 daerah tersebut paling dekat dengan pusat gempa, justru sangat sedikit jatuh korban.

“Mereka sudah terbiasa melakukan upaya-upaya penyelamatan yang disebut warga setempat dengan “smong”, kalau terjadi tanda-tanda bencana alam mereka sudah langsung menyelamatkan diri,” tambah Agung.

Ia menekankan alangkah baiknya jika hal tersebut juga dilakukan di daerah-daerah yang memiliki banyak pulau agar mengajarkan masyarakat bagaimana upaya penyelamatan diri.

“Seperti Jepang yang bencana alamnya lebih berat, tapi mereka bisa hidup harmonis dengan bencana,” ujar Menko Kesra.  (Ant)

http://www.analisadaily.com/news/read/2012/09/17/74994/agung_masyarakat_kepulauan_harus_budayakan_siaga_bencana/#.UMcNdaz5y_Q

Sangihe dan Talaud Gempa

Sangihe – Talaud, 22 October 1983 terjadi gempa dengan mag  4.9,  118 km kedalaman laut, skala MMI : V dan terjadi retakan pada dinding.